Minggu, 19 November 2017

Bumi Rafflesia




Hallo pembaca:)) ketemu lagi dengan blogku, kali ini aku mau membahas Bumi Rafflesia ya tepatnya di Pulau Sumatra Provinsi Bengkulu yang beribukota Kota Bengkulu ini, yang terkenal pantai indahnya yang terbentang luas padek nian hehee ikutan bahasa Bengkulu yang berarti keren banget.
Di sini banyak tempat wisata yang harus kalian eksplore, mengapa? Ya, harus karena kalo kalian dateng ke sini ga dateng ke tempat wisatanya rugi deh. Pengen tau kan isi dari Bengkulu apa aja? Berikut simak tempat yang harus kalian eksplore, antara lain:
Ø Pantai Panjang
Gaiss pantai ini banyak menyimpan pesonanya yang indah, perairannya yang jernih dan amat bersih, selama di sini kalian dijamin bakal puas banget deh.


  Selain itu terdapat spot foto bertuliskan Pantai Panjang cocok banget kalo untuk foto bersama-sama.




Ø Fort Marlborough

 
 
Pada benteng ini kalian pasti akan terkejut karena di sini terdapat Tank-tank dan sebagainya di masa perang, benteng ini untuk persinggahan mereka yang di penjara lumayan serem juga penjaranya di dalamnya sangat gelap dan kosong tak dihuni. Selain itu benteng ini luas dan lapang sekali dan tak heran kalo berkunjung di sana sedikit panas, di bagian paling atas benteng kalian akan seneng banget karena benteng Marlborough bisa melihat langsung pesona pantai di sana.



Ø Rumah Pengasingan Ir Soekarno
Sejarah perjuangan Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia dari penjajahan Belanda tidak dapat dilepaskan dari pengasingan-pengasingan yang pernah dialaminya. Salah satu tempat pengasingan Soekrano berada di Propinsi Bengkulu
 Keistimewaan
Di dalam rumah pengasingan ini tersimpan benda-benda peninggalan Bung Karno yang memiliki nilai sejarah. Benda-benda tersebut merupakan saksi bisu yang menemani sang Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama di pengasingan. Di teras, selain meja dan kursi, ada dua lemari kecil. Bergeser sedikit ke dalam rumah, pengunjung dapat menjumpai sepasang kursi tua. Di sisi kanan terdapat tiga buah kamar dan di sisi kiri terdapat dua kamar tidur. Di dalam kamar tidur terdapat ranjang besi yang merupakan tempat tidur Bung Karno saat ia menghuni rumah ini. Di dalam satu dari tiga kamar lainnya, yang terletak di bagian depan, terpajang duplikat sepeda tua, kendaraan yang biasa dipakai Bung Karno untuk bepergian ketika itu.
Di kamar paling tengah ditempatkan sebuah lemari gandeng berukuran 2 x 1,5 meter, tempat buku koleksi Bung Karno dipajang. Sebuah lemari pakaian menyimpan pakaian serta beberapa benda bekas pemain sandiwara ketika itu, seperti kebaya dan payung tua terbuat dari kertas. Semuanya telah tampak usang dan pudar warnanya.

Kamar terakhir, pada bagian belakang, tampak kosong, tapi pada setiap bagian dinding terpajang bingkai-bingkai foto berukuran besar; tampak foto-foto Bung Karno beserta Ibu Inggit dan keluarga serta kerabatnya yang lain, termasuk foto Fatmawati yang ketika itu baru beranjak dewasa.



 
Namun, koleksi peninggalan yang sebenarnya paling berharga di dalam rumah ini adalah buku-buku Bung Karno yang jumlahnya mencapai ratusan buah. Deretan buku-buku tebal tersebut meliputi pelbagai jenis, seperti karya sastra klasik, ensiklopedia, data kepemimpinan Jong Java, hingga Alkitab Pemuda Katolik. Sayang sekali, buku-buku yang sebagian besar berbahasa Belanda itu sudah dalam keadaan rapuh dan hancur termakan usia.

Ø Lentera Merah



Salah satu menara suar di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, yang disebut Lentera Merah menjadi tempat wisata baru, khususnya untuk foto diri atau "selfie" hingga beramai-ramai lalu diunggah ke media sosial, seperti instragram.
      Lentera Merah merupakan menara suar yang dicat berwarna merah dan dilengkapi satu lampu suar yang memancarkan cahaya berwarna merah.
      Di pintu alur masuk Pelabuhan Pulau Baai juga terdapat satu menara lainnya, yakni Lentera Hijau, menara yang dicat berwarna merah dan dilengkapi lampu suar berwarna hijau.
      Lentera Merah lebih populer karena posisinya menjorok ke laut sehingga pemandangan laut lepas bisa masuk dalam kamera.

 

      Sedangkan satu menara lainnya berdiri sejajar dengan hamparan pohon pinus yang dianggap mengurangi unsur pantai dan laut lepas.

Ø Thomas Parr Monument

 

Monumen Thomas Parr merupakan salah satu obyek wisata sejarah di Propinsi Bengkulu. Letaknya berdekatan dengan Benteng Marlborough, hanya berjarak sekitar 170 m di sebelah tenggara. Monumen berbentuk tugu dengan luas 70 meter persegi dan tinggi 13,5 meter ini dibangun oleh pemerintah Inggris pada tahun 1808 untuk memperingati Residen Thomas Parr yang tewas dibunuh oleh rakyat Bengkulu.
 Keistimewaan Monumen Thomas Parr dapat dilihat dari dua aspek, yaitu aspek fisik bangunannya dan aspek sejarahnya. Dilihat dari aspek fisiknya, keistimewaan Monumen Thomas Parr dapat dilihat dari keunikan arsitekturnya. Monumen berbentuk tugu ini berdenah segi 8 dan mempunyai tiang-tiang bergaya corinthian (berbentuk bulat seperti balok kayu yang mengandung makna agar bangunan terlihat kokoh dan berwibawa). Pintu masuknya terdapat di bagian depan dan sisi kanan dan kiri, berbentuk lengkung sempurna dan tidak mempunyai daun pintu. Pada salah satu dinding di ruang dalam tugu terdapat sebuah prasasti, tapi pada saat ini sudah tidak dapat dibaca lagi karena sudah rusak. Bagian atas tugu mempunyai atap yang berbentuk kubah.

Ø Danau Dendam tak Sudah
Pasti kalian tak asing lagi dengan danau yang famous di kota ini, yaa danau dendam tak sudah pemandangan yang cukup memikat hati. Kalo kalian ke sini, jangan lupa sambil minum air kelapa yang sudah dijual di pinggir danau sambil menikmati pemandangannya.

          Selain itu terdapat Flora & Fauna yang terkenal di kota ini, yaitu 
      ~Flora
1)   Amorphophallus Titanum




Provinsi Bengkulu memilih dan menetapkan bunga bangkai sebagai khas atau flora identitas provinsi. Bunga Bangkai atau Suweg Raksasa merupakan tumbuhan dari Famili Araceae.
Tumbuhan yang merupakan tumbuhan endemic Sumatera ini dikenal sebagai tumbuhan khas yang memiliki ukuran raksasa dan baunya yang busuk. Bersama kerabatnya dekatnya, Amorphophallus gigas (Amorphophallus RaksasaSumatera) dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia.
Bunga bangkai, Suweg Raksasa, atau Titan Arum berwarna krem pada bagian luar dan pada bagian yang menjulang. Mahkota bunganya berwarna merah keunguan, saat mekar bentuknya terlihat seperti terompet. Tinggi bunga bangkai saat mekar sempurna bisa mencapai sekitar 4 m dengan diameter 1,5 m.
                   Klasifikasi Ilmiah Bunga Bangkai:                               
Ø Kerajaan: Plantae.
Ø Divisi     : Magnoliohyta.
Ø Kelas      : Liliopsida.
Ø Ordo       : Alismatales.
Ø Famili     : Araceae.
Ø Genus     : Ammorphophallus.
Ø Speisies  : Ammorphophallus Titanum (Becc.)
  
2)Rafflesia Arnoldi



          Padma raksasa (Rafflesia arnoldii) merupakan tumbuhan parasit obligat yang tumbuh di dalam batang tumbuhan merambat dari genus Tetrastigma. Rafflesia arnoldii terkenal karena memiliki bunga yang sangat besar, bahkan terbesar di dunia.
Rafflesia arnoldii tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Nutrisi yang dibutuhkan bunga ini diambil dari pohon inangnya. Bunga yang ditetapkan sebagai flora identitas provinsi Bengkulu ini juga tidak memiliki batang maupun akar sehingga yang tampak hanyalah bunganya saja yang berkembang dalam kurun waktu tertentu.
  
     ~Fauna
1)Beruang Madu 

   Mendampingi Bunga Bangkai, provinsi Bengkulu menetapkan Beruang Madu sebagai hewan khas atau fauna identitas provinsinya. Meskipun hewan dari family Ursidae ini bukan hewan endemic Indonsia, namun dengan habitat alaminya di pulau Sumatra dan Kalimantan wajar jika kemudian masyarakat Bengkulu menasbihkannya sebagai mascot provinsi Bengkulu. Di Kalimantan, binatang inipun menjadi mascot kota Balikpapan. Nama latin hewan ini adalah helarctos malayanus (Rafles, 1821) yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Malayan Sun Bear atau Sun Bear. Dibandingkan dengan jenis beruang lain di dunia, Beruang madu memiliki ukuran tubuh paling kecil. Panjang tubuh sekitar 1,4 meter dengan berat antara 50-65 kg. Beruang madu memiliki bulu yang hamper seluruhnya berwarna hitam dengan pola khas berbentuk “V” berwarna keputihan atau kuning di dadanya.
Klasifikasi Ilmiah Beruang madu:     
Ø Kerajaan:Animalia                                             
   Filum: Chordata
   kelas:Mammalia
   Ordo: Carnivora
   Famili: Ursida
   Genus: Helarctos
   Spesies:Helarctos malayanus(Raffles,1821)                                                                                                 
   2)Harimau Sumatera
      
  
     Harimau Sumatera menghadapi dua jenis ancaman untuk  bertahan  hidup: mereka kehilangahabitat    karena tingginya laju deforestasi dan terancam oleh perdagangan illegal dimana bagian-bagian tubuhnya diperjualbelikan dengan harga tinggi di pasar gelap untuk obat-obatan tradisional, perhiasan, jimat dan dekorasi. Harimau Sumatera hanya dapat ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia.
                                                    
Ciri-ciri Fisik
  • Harimau Sumatera memiliki tubuh yang relatif paling kecil dibandingkan semua sub-spesies harimau yang hidup saat ini.
  • Jantan dewasa bisa memiliki tinggi hingga 60 cm dan panjang dari kepala hingga kaki mencapai 250 cm dan berat hingga 140 kg. Harimau betina memiliki panjang rata-rata 198 cm dan berat hingga 91 kg.
  • Warna kulit harimau Sumatera merupakan yang paling gelap dari seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua  
Mari kita jaga kelestarian alam Indonesia maupun flora dan faunanya, kalo bukan kita siapa lagi. Sekian artikel yang ke-3 ini smoga bermanfaat yaa :))




2 komentar:

  1. terima kasuh infonya untuk berlibur ke sumatra

    BalasHapus
  2. goodddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddddd

    BalasHapus